Saturday, February 2, 2019

Ancaman Nyata, Semua Mamalia Laut dalam Studi Ini "Terinfeksi" Mikroplastik - KOMPAS.com

KOMPAS.com - Sebuah penelitian di AS mengungkap kabar buruk dari para mamalia laut. Studi tersebut mengamati tentang "infeksi" mikroplastik pada sistem pencernaan hewan laut yang terdampar di lepas pantai AS.

Kabar buruknya, mereka menemukan materi mikroplastik pada setiap makhluk yang diuji. Hal ini kemudian dilaporkan dalam jurnal Scientific Reports.

Sampel yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari 50 hewan oleh anggota Scottish Marine Animal Stranding Scheme dan the Cetacean Strandings Investigation Programme.

Mereka menermukan, 84 persen plastik pada makhluk-makhluk laut itu adalah serat sintetis dari produk seperti pakaian dan jaring ikan. Sisanya adalah plastik dari kemasan makanan dan minuman.

Baca juga: 5 Cara Kurangi Mikroplastik agar Kasus Paus Wakatobi Tak Terulang Lagi

Untuk diketahui, mikroplastik dalam penelitian ini didefiniskan sebagai fragmen yang berukuran 5 milimeter atau lebih kecil.

Hasil penelitian menemukan, jumlah mikroplastik pada hewan yang mati akibat infeksi lebih banyak dibanding makhluk laut yang mati dengan sebab lain.

Sayangnya, masih belum jelas apakah plastik-plastik itu yang menyebabkan infeksi pada mamalia laut.

"(Studi) ini menyoroti besarnya polusi plastik. Kami berharap menemukan plastik tetapi agar terkejut ketika menemukan serat plastik di setiap hewan dari semua spesies," ungkap Brendan Godley, rofesor ilmu konservasi di University of Exeter dikutip dari Newsweek, Kamis (31/01/2019).

Godley sempat merasa lega karena ukuran plastik tersebut relatif kecil sehingga mudah dikeluarkan dari tubuh hewan-hewan itu.

Namun, masih belum diketahui apa dampak dari mikroplastik tersebut pada tubuh mamalia laut.

"Kami belum tahu efek dari partikel-partikel ini pada mamalia laut. Ukurannya yang kecil berarti mereka bisa dengan mudah dikeluarkan," kata Penelope Lindeque, kepala kelompok penelitian plastik laut di Plymouth Marine Laboratory.

"Tetapi sementara mikroplastik tidak mungkin menjadi ancaman utama bagi spesies ini, kami masih khawatir dengan dampak dari bakterim virus, dan kontaminan yang dibawa pada plastik," imbuhnya.

Godley juga menekankan nantinya penelitian ini akan diperluas dengan menggunakan sampel dari berbagai lokasi geografis.

Baca juga: Ancaman Makin Nyata, Garam dan Ikan Teri Juga Tercemar Mikroplastik

"Saya khususnya prihatin dengan paus yang makan dengan cara menyaring," katanya.

Penelitian sebelumnya juga telah menyoroti bahwa hewan-hewan laut pemakan plankton memiliki risiko besar akibat polusi laut.

Pesan yang disampaikan pada penelitian baru ini adalah plastik telah mencemari lingkungan kita hingga semua satwa liat di laut juga terpengaruh.

Godley menyerukan, langkah pertama mengatasi masalah plastik ini adalah dengan membatasi penggunaannya.

"Tetapi pada waktunya, ada kemungkinan bahwa kita perlu melihat dengan sangat jelas pada semua aspek hubungan kita dengan plastik," kata Godley.

"Berkenaan dengan serat yang ditemukan pada hewan penelitian kita, polimer apa yang kita gunakan dalam pakaian kita dan bagaimana kita mencucinya dan meminimalkan tumpahan lingkungan akan menjadi dua pertanyaan untuk diatasi. Plastik sangat berguna; tapi cara kita saat ini untuk mengelola mereka yang menjadi masalah," imbuhnya.

Let's block ads! (Why?)

Baca Di sini Bro https://sains.kompas.com/read/2019/02/02/184155423/ancaman-nyata-semua-mamalia-laut-dalam-studi-ini-terinfeksi-mikroplastik

Terungkap! Ini Dia Silsilah Keluarga Spongebob Squarepants! - Duniaku Network

Spongebob Squarepants sebagai karakter utama kartun ini, tentunya kita kenal banget dong. Namun seperti orang barat lainnya, ia hidup sendiri di rumah nanasnya dan jarang kita mengenal keluarganya. Namun bukan berarti keluarga Spongebob Squarepants tidak pernah muncul di kartun ini, bahkan kita bisa menelaah silsilah keluarga Spongebob Squarepants.

Mungkin kita sempat bingung melihat orang tua Spongebob yang merupakan spons laut tapi tidak kotak seperti Spongebob. Namun jika dilihat dari silsilah keluarga Spongebob, maka mereka memang benar orang tua Spongebob karena garis keturunan lainnya juga merupakan spons kotak seperti Spongebob.

Siapa saja ya moyang dan bahkan keturunan dari Spongebob Squarepants? Yuk kita simak silsilah keluarga Spongebob Squarepants!

Primitive Sponge

Primitive Sponge adalah leluhur tertua dari silsilah keluarga Spongebob Squarepants. Primitive Sponge muncul pada episode “SB-129” dimana Squidward yang membeku di ruang pembeku es selama 2000 tahun, bertemu dengan Spongetron, keturunan Spongebob dari masa depan. Nantinya mereka akan mengunjungi masa prasejarah Bikini Bottom.

Ciri khasnya adalah memiliki gigi taring yang tajam

Spongegar Squarepants

Nenek moyang Spongebob pada zaman purba. Dia muncul pada episode “Ugh” yang menceritakan sebuah kisah bahwa Spongegar dan Patar telah menemukan sebuah api unggun yang berasal dari petir dan akhirnya Spongegar, Patar, dan Squoq pun rebutan api unggun.

Ciri khasnya adalah memiliki alis yang tebal dan menyatu.

Spongebuck Squarepants

Dia muncul pada episode “Pest Of The West” yang menceritakan bahwa Spongebuck sedang mencari pekerjaan koki di kota Dead Eye Gulch dan berhasil mengalahkan Sherrif Dead Eye Plankton. Akhirnya dia menjadi sherrif sekaligus koki di sana.

Grandpa Squarepants

Kakek dari Spongebob Squarepants. Grandpa Squarepants suka mengingat perkataan kepada Spongebob. Dan Spongebob pernah mengingat kata kata yang pernah diucapkan oleh Grandpa Squarepants pada episode “Rock Bottom” dan “The Spongebob Who Can Fly”.

Grandma Squarepants

Nenek dari Spongebob Squarepants. Beliau adalah ibu dari ayah Spongebob yaitu Harold, dan juga ibu dari Sherm dan Captain Blue. Beliau muncul di episode “Grandma Kisses”. Sifatnya sangat keibuan dan memanjakan Spongebob seolah-olah ia masih anak-anak.

Sherm Squarepants

Paman Spongebob Squarepants yang bisa memasukan semangka ke dalam hidungnya dalam episode “Pest Of The West”. Anaknya bernama Stanley Sherm Squarepants.

Harold Squarepants

Ayah dari Spongebob Squarepants. Dia pernah muncul di beberapa episode Spongebob seperti episode “Home Sweet Pinneaple”, “Culture Shock”, “No Free Rides”, dan lainnya.

Claire Squarepants

Ibu dari Spongebob. Ia biasanya muncul mendampingi suaminya di berbagai episode yang sama.

Paman Kevin/Blue Squarepants

Paman Kevin alias Captain Blue Squarepants muncul pada episode “Blackjack”. Telinganya sudah budek jadi sulit menangkap pembicaraan orang.

Stanley Squarepants

Sepupu Spongebob yang menyebalkan. Setiap benda yang dipegang sama dia pasti rusak. Sayangnya Spongebob  sealu menjadi kambing hitam dengan harus mengaku kalo dia yang merusakkannya.

Blackjack Squarepants

Sepupu Spongebob yang kekar. Ciri khasnya adalah suka membuli terutama Spongebob.

Todd Squarepants

Sepupu Spongebob yang hanya muncul di komik yang berjudul “The Never Ending Stay”. Ia berkacamata dan memiliki kumis dan jenggot.

Spongebob Squarepants

Karakter utama dari kartun ini.

Grandson Squarepants

keluarga Spongebob

Dia adalah cucu Spongebob dari masa depan. Dia muncul pada episode The Great Patty Caper. Pada akhir episode The Great Patty Caper, Spongebob yg sudah tua menceritakan petualangannya kepada cucunya, tapi Grandson tidak peduli dan malah sibuk main hp

Spongetron Squarepants

Dia adalah keturunan Spongebob Squarepants pada masa depan yang muncul di episode “SB-129”. Saat itu Squidward yang terjebak di gudang es selama 2000 tahun akhirnya bisa diselamatkan oleh Spongetron ini.

Bagaimana menurut kamu mengenai silsilah keluarga Spongebob Squarepants? Manakah keluarga Spongebob kesukaanmu? Yuk kita share, tag, dan beri komentar kamu di sini!

sumber: Encyclopedia SpongeBobia

Share this article

TENTANG PENULIS


Let's block ads! (Why?)

Baca Di sini Bro https://www.duniaku.net/2019/02/02/terungkap-ini-dia-silsilah-keluarga-spongebob-squarepants/

Kemunculan Ikan Langka di Jepang Bikin Resah, Dianggap Pertanda akan Datangnya Bencana Besar - Aceh Satu

ACEHSATU.COM | TOKYO – Kekhawatiran akan terjadinya bencana alam tengah menyelimuti publik Jepang setelah kemunculan ikan langka oarfish.

Oarfish yang hanya hidup di lautan dalam itu, selalu diyakini sebagai pertanda gempa bumi dan tsunami.

Seperti dilansir CNN, Sabtu (2/2/2019), dua ekor oarfish — yang juga disebut ikan raja herring — ditemukan setelah terjerat jaring nelayan di perairan dekat Prefektur Toyama, Jepang pada Jumat (1/2) waktu setempat.

Temuan ini menambah jumlah oarfish yang muncul ke permukaan menjadi total tujuh ekor selama musim dingin ini.

Awal pekan ini, seekor oarfish dengan panjang 3,2 meter ditemukan terdampar di pantai Teluk Toyama. Sedangkan seekor oarfish lainnya dengan panjang 4 meter terjerat jaring nelayan di Pelabuhan Imizu.

Diketahui bahwa oarfish yang memiliki bentuk mirip pita ini biasanya hanya hidup di perairan sedalam 200 hingga 1.000 meter.

BACA: Wali Kota Higashimatsushima Jepang Hadiri Seminar Internasional CoMU Project di Balai Kota

Ikan yang tergolong langka ini memiliki ciri khas sisik warna perak dan sirip warna merah di punggungnya. Ikan jenis ini biasanya memiliki ukuran raksasa, dengan diketahui yang paling panjang bisa mencapai 11 meter.

Secara tradisional, oarfish disebut sebagai ‘Ryugu no tsukai’ dalam bahasa Jepang, yang berarti ‘Pembawa pesan dari Istana Dewa Laut’.

Mitos soal oarfish telah berkembang luas sejak lama. Mitos itu menyebut bahwa oarfish akan muncul ke pantai sebelum gempa bumi bawah laut terjadi.

BACA: Meski Dikecam Dunia, Jepang Tetap Berburu Ikan Paus Secara Komersial

Para ilmuwan dengan tegas menyangkal mitos-mitos semacam itu. “Tidak ada bukti ilmiah sama sekali soal teori bahwa oarfish muncul menjelang gempa besar. Tapi kami tidak bisa 100 persen menyangkal kemungkinan yang terjadi,” ucap penjaga Akuarium Uozu, Kazusa Saiba, kepada CNN.

“Itu bisa saja menunjukkan bahwa pemanasan global mungkin berdampak pada kemunculan oarfish atau untuk alasan yang belum kita ketahui,” imbuhnya.

loading...

loading...

Mitos soal oarfish sebagai pertanda kehancuran menarik perhatian publik setelah gempa bumi dan tsunami dahsyat menerjang Fukushima, Jepang tahun 2011 dan menewaskkan lebih dari 20 ribu orang. Laporan Kyodo News menyebutkan bahwa sedikitnya satu lusin ekor oarfish terdampar ke pantai-pantai Jepang dalam jangka waktu setahun sebelum bencana alam itu terjadi.

Sementara dirinya meragukan mitos yang beredar, Saiba menyebut penjelasan ilmiah paling mungkin adalah perubahan tak kentara pada lempeng Bumi di dasar lautan menjelang terjadinya gempa ‘mungkin membuat arus laut bergejolak dan mendorong mahkluk laut yang ada di dasar muncul ke permukaan’.

Secara terpisah, Direktur Akuarium Uozu, Osamu Inamura, memiliki teori yang lebih ilmiah soal kemunculan oarfish di Teluk Toyama, Inamura menyebut oarfish pada dasarnya mengikuti pergerakan suplai makanan mereka, yakni semacam udang mikro.

“Ketika suplai udang mereka meningkat terhadap plankton pada siang hari, oarfish terkadang mengikutinya dan terjerat jaring nelayan,” jelas Inamura. (*)

The Review

Source: Detik.com

Let's block ads! (Why?)

Baca Di sini Bro https://acehsatu.com/kemunculan-ikan-langka-di-jepang-bikin-resah-dianggap-pertanda-akan-datangnya-bencana-besar/