Wednesday, December 5, 2018

Tas keresek minimarket belum tentu aman - BeritagarID

| Antyo / Beritagar.id

Di tembok warung tegal Ibu Wati kemarin (4/12/2018) tampak tergantung likuran tas keresek baru pada sebatang paku. Tas-tas itu itu hadir dalam tiga warna secara terkelompok. Paling belakang, dan lebih besar dari lainnya, berwarna hitam. Lalu di depannya adalah merah dan putih.

Mengapa warna-warni? Perempuan penjaga warung di Jalan Agus Salim, Jakarta Pusat, itu tertawa ketika ditanya.

Apakah yang hitam banyak yang meminta? Perempuan lain, lebih tua, menjawab sambil tertawa: tas keresek hitam banyak yang suka supaya tetangga tak melihat isi tas.

Tas keresek hitam. Untuk mewadahi makanan. Padahal sembilan tahun silam Badan Pengawasan Obat dan Makanan memperingatkan masyarakat agar tak menggunakan tas keresek hitam untuk makanan.

Tas macam itu biasanya hasil daur ulang limbah, misalnya bekas wadah pestisida dan limbah rumah sakit, sehingga bisa saja mengandung racun dan menyebabkan kanker.

Maka menjelang Iduladha lalu pemerintah mengingatkan agar daging kurban tak ditampung dalam tas plastik berwarna apalagi yang hitam.

Dua belas menit dan 500 tahun

Bagi awam, persoalan plastik dan sampahnya itu membingungkan. Yang dulu dianggap bukan masalah ternyata berbahaya, bahkan ketika belum menjadi sampah. Misalnya tas plastik hitam untuk mewadahi makanan atau bahan pangan tadi.

Di Amerika Serikat, menurut The Center for Biological Diversity, rerata penggunaan tas plastik cuma 12 menit, tapi untuk menguraikan selembar tas di tempat pembungan akhir (TPA) butuh waktu 500 tahun.

Lantas bagaimana dengan tas keresek putih warung swalayan, yang berlabel degradable itu?

Memang jenis itu lebih mudah hancur karena dibubuhi bahan kimia untuk mempercepat penghancuran diri dengan bantuan matahari dan air. Namun di sungai dan laut, remukan tas macam itu masih menyisakan serpihan kecil bahkan mikroplastik dan terutama nanoplastik. Serpihan kecil akan tertelan binatang laut.

Menurut Kompas.id pekan ini, mengutip Saraswati Putri, pengajar ilmu filsafat lingkungan Universitas Indonesia, partikel kecil plastik itu ditemukan pada tubuh ikan, plankton, dan garam.

Katanya ramah tapi bermasalah

Setelah tas degradable dianggap bukan solusi, muncul biodegradable. Plastik yang lebih baru itu dinilai lebih ramah lingkungan karena akan hancur dengan bantuan mikroorganisme, misalnya bakteri.

Lalu muncullah oxo-biodegradable, yang mengandung garam logam untuk mempercepat penghancuran – tapi dalam Organics.org diejek hanya memperkecil serpihan agar tak kelihatan.

Masalah tas keresek ini rumit. Bahkan angka perkiraan kapankah jenis tertentu akan terurai sepenuhnya pun beragam. Taksiran umum menyebutkan, tas plastik konvensional butuh waktu 10-100.000 tahun (h/t Business Ethics).

Dalam isu kerumitan itu tas keresek compostable dianggap sebagai solusi. Karena berbahan tumbuhan, compostable dianggap lebih ramah lingkungan dan aman – tak meninggalkan racun.

Meskipun lebih menjanjikan, compostable punya kekurangan: justru kurang efektif dalam penguraian diri kalau ditaruh di TPA. Barang ini butuh banyak udara, kelembapan, dan sinar matahari.

Mahalkah merawat lingkungan?

Di Indonesia ada produsen barang compostable. Misalnya Avani Eco di Bali yang barang bikinannya bertuliskan "I am not plastic". Tak hanya tas keresek berbahan singkong yang mereka bikin. Buluh sedot minuman juga mereka bikin – ada yang berwarna hitam dengan tulisan dirinya bukanlah plastik. Plastik buluh sedot – sedotan, dalam bahasa sehari-hari – adalah pembunuh satwa laut.

Ada kabar bagus, sejumlah kedai di Jakarta sudah memakai penyedot itu. Di toko daring, misalnya Blibli, produk Avani Eco juga terjajakan.

Akan tetapi harga 500 batang penyedot Avani ukuran 6 x 145 mm Rp192.000. Bisa dibilang per batang Rp385. Bandingkan dengan penyedot Ikea, warna-warni, bebas dari kadmium maupun timbal, yang dalam paket 200 batang ditawarkan Rp29.900 – artinya per batang Rp150.

Bahan ramah lingkungan berharga dua setengah kali lebih mahal.

Ada sih buluh sedot bengkok antikarat yang dijual eceran. Per batang Rp25.000. Bisa dipakai ulang. Bagaimana cara membersihkan perlu alat khusus, harganya mulai Rp6.000 di Tokopedia.

Let's block ads! (Why?)

Baca Di sini Bro https://beritagar.id/artikel/sains-tekno/tas-keresek-minimarket-belum-tentu-aman

Tuesday, December 4, 2018

Pemkab Pessel Uji Coba Lampu LED Guna Dongkrak Hasil Tangkap dan Jaga Ekosistem Ikan - covesia

Covesia.com - Pemerintahan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) tengah melakukan uji coba pemakaian lampu Light Emitting Diode (LED) untuk nelayan di daerahnya, guna meningkatkan hasil tangkan dan menjaga ekosistem laut.

Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala Bidang Tangkap (Kabit) Kabupaten Pessel Alfirman Julta, lampu LED ikan ini adalah bentuk dari teknologi yang didesain dengan spesifikasi khusus untuk membantu para nelayan mendapatkan hasil lebih besar.

"Lampu LED Ikan ini telah di sosialisaikan oleh Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan, untuk diuji cobakan kepada nelayan kita. Yang biasanya menggunakan lampu biasa untuk menangkap ikan dengan ukuran besar dan menghabiskan biaya juga besar dari tingkat watt yang tinggi,"sebutnya pada Covesia.com Selasa (4/12/2018)

Dijelaskannya, pemakaian LED ini berbeda dengan pemakaian lampu biasa yang digunakan oleh para nelayan yang menggunakan kapal bagan selama ini. Lampu tersebut dipasan didalam air dibawah kapal

"Karna ikan memang identik untuk mengejar cahaya. Jadi cahaya dari lampu LED tersebut dapat menarik plankton-plankton yang akan mengundang ikan kecil untuk datang,"jelasnya

Maka dengan itu, ikan yang berukuran besar datang untuk memakan kumpulan ikan kecil tersebut sehingga terjadilah rantai makanan dan ikan-ikan tersebut akan berkumpul dalam skala besar.

Lanjutnya, keuntungan menggunakan lampu LED ini. Selain hemat biaya lampu LED juga sangat terang, dan panas yang keluar dari LED ini tidak membuat ikan menjauh dan mati, justru sebaliknya dapat menarik ikan datang serta tidak membahayakan nelayan.

"Tahun ini kita masih dalam tahap pengujian, jika hal tersebut berhasil meningkatkan daya tangkap untuk nelayan. Kita akan gunakan kepada seluruh nelayan kategori kapal bagan. Bantuan itu langsung dari kementrian dan akan kita distribusikan kepada nelayan kita,"tutupnya

Kontributor Pessel: Indra Yen

(utr)

Let's block ads! (Why?)

Baca Di sini Bro https://www.covesia.com/archipelago/baca/65174/pemkab-pessel-uji-coba-lampu-led-guna-dongkrak-hasil-tangkap-dan-jaga-ekosistem-ikan

Monday, December 3, 2018

Mengenang Stephen Hillenburg, Ini 8 Quotes Berharga Kartun Spongebob - IDN Times

Stephen Hillenburg adalah animator terkenal Nickelodeon yang menciptakan karakter kartun terkenal Spongebob Squarepants. Ia merupakan seorang animator yang sangat jenius dan juga kreatif. Namun sayangnya pria dengan nama lengkap Stephen McDannell Hillenburg itu telah meninggal dunia pada 26 November lalu. Meski begitu, karyanya akan tetap dikenang.

Di dalam setiap karyanya, Stephen sering menyisipkan kata-kata bijak. Penasaran kata bijak seperti apa? Berikut delapan quotes Spongebob Squarepants yang paling diingat.

1. "Tidak ada seorang pun yang dapat mengubah 'orang itu', tetapi seseorang bisa menjadi alasan 'orang itu' untuk berubah."- Spongebob Squarepants

Mengenang Stephen Hillenburg, Ini 8 Quotes Berharga Kartun SpongebobTraxonsky.com

Quotes Spongebob itu mengajarkan kita betapa perlunya kita sadar. Jika kita ingin sukses maka lakukanlah bukan meminta pertolongan orang lain, dan jadikan orang sekitar sebagi contoh. Sebab tak ada orang yang mampu mengubah orang itu, namun orang itu bisa menjadi alasannya untuk berubah.

2. "Kamu tidak akan pernah tahu nilai dari suatu momen, sampai momen itu menjadi kenangan." - Spongebob Squarepants

Mengenang Stephen Hillenburg, Ini 8 Quotes Berharga Kartun SpongebobEw.com

Quotes ini mengajarkan kita betapa berharganya suatu momen ketika momen itu dapat dikenang. Kita tak akan pernah tau apa yang akan menjadi hal berharga di masa depan. Namun kita tau apa yang terjadi sekarang dan akan menjadi hal berharga.

3. "Orang banyak bicara, ketika mereka ingin terlihat pintar." - Squidward Tentacle

Mengenang Stephen Hillenburg, Ini 8 Quotes Berharga Kartun SpongebobPopsugar.com

Squidward mengingatkan kita bahwa percuma berkata-kata namun omong kosong. Sebab orang yang terlalu banyak bicara, adalah orang yang ingin terlihat pintar. Namun justru orang yang diam bisa saja lebih pintar ketimbang yang berbicara.

Baca Juga: Terharu, Fans Bikin Ilustrasi SpongeBob Kenang Stephen Hillenburg

4. "Kamu tak akan pernah mendapatkan apa yang kamu mau kalau kamu selalu membiarkan orang lain selalu melangkahi dirimu." - Plankton

Mengenang Stephen Hillenburg, Ini 8 Quotes Berharga Kartun SpongebobAminoapps.com

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editors’ picks

Apa yang dikatakan Sheldon J Plankton itu ada benarnya. Setiap orang tak akan pernah meraih kesuksesan jika ia selalu dilangkahi oleh orang yang ingin mendahuluinya. Dan jika kita selalu membiarkan orang melangkahi kita, maka kita tak akan mendapatkan apa yang kita inginkan.

5. "Kamu boleh ambil uangku, tapi jangan ambil harga diriku." - Spongebob Squarepants

Mengenang Stephen Hillenburg, Ini 8 Quotes Berharga Kartun SpongebobSpongebob.wikia.com

Spongebob tak ada habisnya dalam memberikan kata-kata mutiara. Dalam quote tersebut ia beranggapan bahwa orang lain bisa mengambil uangnya, namun tidak dengan harga dirinya. Hal itu mencerminkan betapa berharganya harga diri ketimbang uang yang ia miliki.

6. "Semua makhluk hebat dalam satu hal, tapi tidak dalam segala hal." - Spongebob Squarepants

Mengenang Stephen Hillenburg, Ini 8 Quotes Berharga Kartun SpongebobDigitalspy.com

Quote yang satu ini memberikan kita kesadaran akan kemampuan yang kita miliki. Bahwa setiap makhluk diciptakan dengan berbagai kelebihan dan kekurangan. Jadi mereka pandai dalam beberapa hal namun tidak dalam semua hal.

7. "Tidak selamanya diri ini hidup sendiri dan menggantikan kehidupan mereka." -Spongebob Squarepants

Mengenang Stephen Hillenburg, Ini 8 Quotes Berharga Kartun SpongebobSpongebob.wikia.com

Quote yang satu ini sangat mencerminkan kehidupan sosial. Sosok Spongebob yang mudah bergaul menyampaikan bahwa tak selamanya kita hidup sendiri dan menggantikan kehidupan orang lain. Hal itu mencerminkan betapa pentingnya kita hidup bersama.

8. "Hidup memang tidak adil. Biasakanlah dirimu." -Patrick Star

Mengenang Stephen Hillenburg, Ini 8 Quotes Berharga Kartun SpongebobSpongebob.wikia.com

Quotes ini hadir dalam episode Rule Of Dumb yang muncul di musim keempat Spongebob Squarepants. Dalam episode tersebut Patrick mendapatkan gelar kerajaan lewat garis keturunannya. Namun sikap angkuh Patrick membuat dirinya dibenci oleh semua orang. Hingga akhirnya gelar kerajaannya diambil kembali dan diberikan kepada Gery Siput.

Itulah quotes berharga dari kartun Spongebob. Apa yang telah Stephen Hillenburg ciptakan merupakan sebuah mahakarya yang luar biasa.

Baca Juga: 10 Makanan Unik di Serial SpongeBob SquarePants, Ada Aslinya Juga Lho!

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Let's block ads! (Why?)

Baca Di sini Bro https://www.idntimes.com/life/inspiration/muhammad-imam-maulana/mengenang-stephen-hillenburg-ini-8-quotes-berharga-kartun-spongebob-c1c2