
Dilansir CBS News, Rabu (18/12), kapal RFN Viktor Leonov dilaporkan berada di sebelah timur Great Abaco, Bahama yang kemungkinan akan kembali ke Rusia.
Di sejumlah daerah itu banyak terdapat pangkalan militer AS.
Menurut pernyataan perwakilan USCG, Kapten Mark R. Vlaun, gerak-gerik RFN Viktor Leonov mencurigakan karena tidak menyalakan lampu penanda ketika dalam kondisi jarak pandang terbatas. Selain itu, kapal tersebut juga tidak membalas sinyal dari kapal niaga yang meminta jalur aman untuk berlayar.
"Kapal yang melintasi perairan itu harus ekstra waspada dan berhati-hati jika berlayar dan menjaga jarak dengan kapal itu," kata Vlaun.
Insiden serupa pernah terjadi pada Februari 2017 di lepas pantai Connecticut. Saat itu kapal intai milik Rusia berlayar dalam jarak 30 mil laut di lepas pantai Groton, Connecticut.
Di Groton terdapat Pangkalan Kapal Selam Angkatan Laut AS New London. Di sana sebagian besar kapal selam AS yang mutakhir disimpan. (ayp/ayp)
No comments:
Post a Comment